INFOWAW.COM, LAMTIM – Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari membuka Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pertolongan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran Kabupaten Lampung Timur yang digelar di Islamic Center Kabupaten Lampung Timur, (23/10/2019).

Hadir pada acara tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Mansyur Syah, Sekertaris BPBD, Sopian Hadi, Perwakilan dari Polres Lampung Timur, Nur Hidayat yang juga bertindak sebagai Narasumber, Perwakilan Kodim yakni Danramil Sukadana, Jumingan juga sebagai narasumber, serta para Staf Pelatihan Dinas BPBD.

Dalam laporannya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Mansyur Syah menjelaskan bahwa baru-baru ini terdapat 8 titik kebakaran di Kabupaten Lampung Timur yang mana hanya 75 persen saja yang dapat tertangani, Ia menjelaskan bahwa hal ini terkendala dengan sarana prasarana yang masih terbatas.

“Namun terkait hal itu pak, kedepan kita akan upayakan untuk dapat bantuan dari pusat. Kami juga mohon dukungan dari bapak Bupati kiranya kedepan dalam anggaran belanja daerah dapat mendukung program di BPBD terutama untuk sarana dan prasarana serta oprasional lainnya”.ujar Mansyur.

Menjawab hal itu, dalam acara yang akan dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 23 dan 24 oktober 2019 tersebut, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menjelaskan “Dalam cuaca sekarang ini yakni musim kemarau berkepanjangan, Lampung Timur ini mendapat perhatian juga baik dari pusat maupun provinsi Karen saya pernah mengikuti rapat koordinasi di Polda Lampung kita ada beberapa titik yang direkam oleh satelit yang menjadi titik kebakaran terutama daerah Way Kambas, Jabung dan Pasir Sakti. Oleh karena itu perlu diadakan pelatihan ini bagaimana tekhnisnya dan lain sebagainya untuk memadamkan api”.jawab bang IFul sapaan akrab Zaiful Bokhari

Lebih lanjut mengingat prasarana yang masih kurang, selaku orang nomor satu di Kabupaten Lampung Timur Zaiful meminta kepala badan BPBD untuk membuat perencanaan program untuk kegiatan 2020.

“Pemadaman itu tidak hanya bisa dilakukan secara manual, kalau dulu sebelum ada alat maka dilakukan secara manual oleh karena itu mengingat prasarana kita yang masih kurang saya minta kepada kepala badan untuk membuat perencanaan program untuk kegiatan 2020, apa langkah yang harus kita lakukan karena tidak menutup kemungkinan kejadian-kejadian seperti ini tidak hanya terkait dengan cuaca”, ujar bang IFul

Mengakhiri sambutannya, Zaiful menyampaikan bahwa Pemerintah Lampung Timur tentunya akan memberikan dukungan tergantung dengan inovasi-inovasi dan langkah-langkah apa yang nantinya akan dilakukan oleh jajaran yang ada di BPBD.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyematan topi kepada perwakilan peserta sebagai tanda dimulainya diklat. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here