INFOWAW.COM–TUBABA. Menindak lanjuti kasus dugaan tindak asusila yang dialami oleh IY (19) warga kelurahan kelurahan Dayamurni Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (TUBABA) Lampung, maka Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten setempat mengundang semua pihak terkait.

Berdasarkan pantauan Infowaw.com, Melalui Komisi II DPRD Tubaba, rapat dengar pendapat tersebut dihadiri oleh delapan orang Anggota Dewan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Sudirwan,S.Sos dan Sekretaris Komisi II Muammil, S.Ag, selain itu turut hadir pihak Korban bersama kuasa Hukum, Perwakilan LPA Tubaba, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Pekerja Sosial dan Ketua Pospera Tubaba dan sejumlah awak media, pada (6/11/2019) pukul 14.00 Wib.

Namun dalam rapat tersebut, Anggota Komisi II DPRD Tubaba tampak sangat kecewa karena tidak hadirnya Pihak Polsek Tumijajar dalam rapat tersebut, pasalnya Pihak Polsek Tumijajar merupakan Institusi Hukum yang menangani kasus tersebut, seharusnya dapat bekerja profesional dan menghadiri rapat.

“Seharusnya Polsek Tumijajar dan pihak pelaku atau yang mewakili juga hadir di sini, terutama dari pihak Polsek Tumijajar harus mampu memasilitasi kedua belah pihak, dengan adanya pengakuan Pelaku atas perbuatannya, itu harus menjadi titik terangnya, silakan kalau mau ada perundingan, tapi Proses hukumnya harus dilakukan oleh kepolisian, ini anak manusia, coba kalau kasus ini menimpa saudara-saudaranya.” Kata Waka II DPRD Tubaba Joko Kuncoro dalam rapat.

Sementara itu, dikatakan Ketua Komisi II Sudirwan,S.Sos. Bahwa Komisinya akan mendatangi Polsek Tumijajar pada Senin (11/11/2019) mendatang untuk melihat dan mendengarkan langsung proses hukum yang dilakukan.

“Kita lihat sendiri, Pihak Pelaku dan Pihak Polsek Tumijajar tidak hadir disini, jika mereka (Polsek Tumijajar) tidak berkenan datang di Gedung DPRD Tubaba ini, maka sebagai wakil rakyat, kami yang akan datang ke Polsek itu untuk segera menuntaskan kasus ini dengan langkah-langkah DPRD Tubaba, semoga kita semua masih takut dosa.” Jelas Sudirwan.

Terpisah, Kepala unit Reskrim Polsek Tumijajar saat dikonfirmasi media melalui sambungan telepon selulernya, Rabu malam (6/11/2019) mengaku tidak mengetahui undangan dari DPRD Tubaba terkait kasus dugaan tindak asusila tersebut. (Rian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here