INFOWAW.COM–TUBABA. Tidak ada kejelasan, Kasus dugaan Malpraktik oleh oknum Dokter di RS Asy Syifa Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terhadap Septina (25) warga Tiyuh (Desa) Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), hingga saat ini belum juga gelar perkara.

Hal tersebut diungkapkan Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Tulang Bawang, Ipda Jefry Syaifullah. Bahwa pihaknya belum melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum terhadap kasus tersebut lantaran saat ini masih proses pemeriksaan saksi.

Menurut Jefry, saat ini pihak penyidik masih memerlukan keterangan dari pihak Dinas Kesehatan Tubaba dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Hari ini kita koordinasi dengan Dinkes dan IDI dulu. Dinkes terkait dengan hasil investigasi mereka, IDI terkait dengan koordinasi awal apakah mereka bisa jadi ahli atau bagaimana, dan hasil koordinasi tersebut akan menentukan langkah hukum yang diambil penyidik dalam menangani kasus tersebut.” Kata Jefry, Kamis (22/8/2019).

Lanjutnya, sampai saat ini penyidik telah memeriksa dokter Aditya Rajasa yang menangani tindakan Caesar terhadap Septina.

“Hasil keterangan dokter Aditya, itu (operasi) sesuai SOP, karena tindakan operasi itu merupakan kerja tim. Ada dokter Anestesi juga disitu.” Jelasnya.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah dimungkinkan pihak penyidik meminta keterangan dari saksi ahli dari pihak akademisi agar penyelidikan kasus ini bisa lebih objektif dan independen, Jefry belum mau berkomentar banyak.

“Makanya itu kita lihat dulu hasil koordinasi dengan Dinkes Tuba dan IDI. Baru kita tentukan langkah ke depan.” Imbuhnya.

Berdasarkan pantauan Infowaw.com, penanganan kasus tersebut masih stagnan, meskipun laporan kasus tersebut sudah berjalan dua bulan lamanya sejak 20 Juni lalu.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Tulang Bawang telah mengagendakan pemanggilan pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Bagian Pengawas Rumah Sakit (BPRS).

Pemanggilan keduanya akan dilakukan guna melengkapi kasus perkara dugaan malapraktik yang menimpa Septina warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan pemanggilan saksi dari IDI dan Bagian Pengawas Rumah Sakit (BPRS) guna melengkapi semua berkas kasus ini.” Ujar Kanit Tipiter Polres Tulang Bawang Ipda Jefry Syaifullah, Jumat (26/7/2019).

Jefry mengaku, jika pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap dua dokter Asy Syifa Tubaba, untuk dimintai keterangan.

“Hari ini (Jumat), kita sudah memanggil dokter bagian anastesinya dan sudah kita mintai keterangan.” Terangnya.

Sementara itu dokter Aditya Rajasa yang melakukan tindakan caesar, terang Jefry, semestinya dilakukan pemeriksaan hari ini. Namun, yang bersangkutan pada Kamis (25/7/2019) telah datang dan sudah dimintai keterangannya.

“Untuk dokter Aditya Rajasa sudah kita mintai keterangan kemarin. Dia datang kemarin, karena pada hari ini tidak bisa hadir lantaran ada sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan. Atas dasar tersebut maka kemarin kita mintai keterangannya.” Pungkasnya.

Menurut Jefry, pihaknya akan terus berupaya maksimal menyikapi kasus dugaan malapraktik. Atas dasar tersebut pihaknya tidak gegabah menyimpulkan sesuatu.

Septina (25) warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Barat melaporkan pihak manajemen Rumah Sakit Assyifa Tulang Bawang Barat ke Polres Tulang Bawang atas dugaan malpraktek oknum dokter yang berdinas di rumah sakit tersebut kepada dirinya. Laporan tertuang dalam LP/174/VI/2019/POLDA LPG/RES TUBA tanggal 20 Juni 2019.

Septina dan suaminya Ferdi Irwanda melaporkan manajemen Rumah Sakit Asy Syifa Tulang Bawang Barat setelah menemukan sebuah benda asing yang dikeluarkan dari dalam perutnya.

Benda tersebut berupa kain kasa yang diduga tertinggal pasca korban melakukan operasi caesar di RS Asy Syifa pada 27 Maret 2019 lalu.
Kain kasa tersebut ditemukan telah membusuk di dalam perut Septina. (Rian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here