INFOWAW (LAMTIM) — Seorang aktivis Perempuan dan anak di Lampung timur mendapatkan ancaman dan intimidasi dari 3 orang yang tidak kenal.

Adalah Dian Ansori yang merupakan ketua Forum Masyarakat Peduli Perempuan dan Anak(FORMAPPA) dan juga Divisi Advokasi dan Pendampingan di P2TP2A Lampung Timur di datangi oleh seorang yang mengaku Wartawan dengan mengancam akan membunuhnya di kantor Pengadilan Agama Sukadana Lampung timur.(23/07/19).

Kepada awak media Dian Ansori menjelaskan kronologi pengancaman tersebut bermula dari ketika ia datang ke pengadilan agama dalam tugas Pendampingan seorang perempuan yang menggugat cerai suaminya karena Kdrt.

“Saya sedang duduk tiba – tiba datang 3 orang dengan mengendarai sepeda motor jenis bebek, salah seorang di antaranya lalu menanyakan apakah saya bernama Heri atau Rusdi, karena tak merasa saya menjawab bukan sambil memperlihatkan KTP atas nama saya”ujar Dian.

“KTP saya di rebut dengan orang tersebut sambil mengatakan akan membunuh saya saat itu juga karena saya di anggap membekingi perempuan yang saya dampingi lalu saya jelaskan siapa dan apa kapasitas saya”tambahnya

Lebih lanjut Dian mengatakan “orang yang mengaku berprofesi sebagai wartawan tersebut juga menelepon minta bantuan kepada orang lain agar datang ke pengadilan agama dengan membawa Sajam”

“Karena klien kami ketakutan, saya menelepon Kapolsek Sukadana Kompol Arsis yang di lanjutkan kapolsek langsung mengirimkan dua orang anggota polri,
Setelah ke dua anggota tersebut tiba ketiga orang tersebut sudah pergi”pungkasnya.

Dian Ansori juga mengatakan bahwa tak lama berselang datang juga 2 orang anggota Intel Polres Lampung timur (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here