INFOWAW.COM, BANDARLAMPUNG – Badan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Kota Bandarlampung lakukan penertiban pedagang hamparan di lahan parkir Pasar Panjang, yang bertemlat di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Rabu (27/2).

Penertiban tersebut di pimpin langsung oleh Kabanpol PP Kota Bandarlampung Paryanto, dengan mengerahkan satu peleton atau 32 orang, untuk menertibakan sekitar 100 hamparan, di lahan parkir depan pasar panjang dengan luas 150 x 40 meter.

Salah satu pedagang diĀ  hamparan parkir tersebut, Juita pedagang pepaya pun mengaku harus memindahkan dagangannya,”Ya ini dilarang dagang disini jadi mau pindah ke bagian dalam pasar,” ujarnya sambil memunguti barang dagangannya.

Ia mengaku telah lama berdagang di lokasi tersebut, baru kali pertama ditertibkan,”Ya saya orang sekitar sini, udah lama sih saya dagang di sini, namun baru kali ini harus dirtibkan,” ucapnya.

Sementara Kabanpol PP Kota Bandarlampung Paryanto, menuturkan, penertiban ini dilakukan berdasarkan suruat pengumuman nomor : 300/214/II.03/2019 yang di tandatangani oleh Sekeretaris Daerah (Sekda) Kota Bandarlampung.

“Pengumuman tersebut tentang larangan berjualan di atas trotoar, jalan umum, di atas siring dan didepan pertokoan, didepan pagar atau pelataran parkir di Wilayah Kota Bandarlampung,” ujarnya saat memimpin penertiban.

Sehingga dalam rangka menjaga ketertiban masyarakat dan ketertiban umum di lingkungan Kota Bandarlampung berdasarkan peraturan derah (Perda) Kota Bandarlampung nomor 01 tahun 2018.”Kita tegakan Perda,”ucapnya.

Pedagang yang membuka hamparan di perkiran tersebut, sangatlah mengganggu ketertiban umum dan pertokoan di lokasi,”Ya dengan banyaknya pedagang di hamparan ini membuat tidak ada lokasi parkir dan juga pera pedagang di ruko mengeluh,” ucapnya.

Pihaknya pun meminta para pedagang jika ingin berdagang untuk masuk ke bagian dalam pasar dan jangan berdagang di depan atah parkiran lagi,”Mereka boleh dagang, tapi masuk kedalam pasar jangan di depan ini, yang seharusnya jadi lahan parkir,” ucapnya.

Dimana, pedagang yang ditertibkan tersebut, kebanyakan merupakan pedagang sayur mayur yang berdagang dari dinihari sampai pukul 08.00 wib,”Ya ini pedagang pagi, yang ketika selesai berdagang meninggalkan sampah,” ucapnya. (jef/hkw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here