INFOWAW.COM–TUBABA. Dalam rangka menggali potensi khususnya dibidang Kuliner, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, menggelar pelatihan Olahan makanan yang berbahan dasar Ikan Sungai.

Berdasarkan pantauan Infowaw.com, pelatihan produk Olahan Ikan tersebut digelar di Sesat Agung komplek Islamic Center Panaragan Jaya, pada Selasa (8/10/2019). Yang diikuti Bupati, Wakil Bupati, ibu-ibu kader PKK, dan seluruh OPD, serta mendatangkan narasumber dari Desa Meranjat, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Dikatakan Ferry Apriansyah selaku Kepala Desa Meranjat dan pemimpin rombongan saat dijumpai Infowaw.com pada (8/10/2019) pukul 12.56 Wib, mengatakan, bahwa kunjungan ke kabupaten Tubaba adalah untuk memperkenalkan produk olahan ikan dan tentunya atas undangan Bupati Tubaba Umar Ahmad.

“Kita disini sebagai tamu yang diundang oleh pak Bupati Tubaba, undangan ini merupakan hasil dari Kunjungan Kerja pak Bupati saat ke daerah Kami Desa Meranjat, yang pada saat itu pak Bupati dan rombongan kita jamu dengan makanan Khas kita yaitu Bekasam dan Pindang.” Kata Ferry saat dikutip Infowaw.com.

Lanjutnya, kegiatan ini kita berikan pelatihan olahan Bekasam dan Pindang, untuk olahan bekasam itu ada dua jenis, masak kering dan masak basah, jadi pelatihan ini selama 3 hari dari kemarin sampai besok.

“Ciri khas dari makanan Meranjat yaitu berbahan dasar ikan Sungai khususnya ikan Gabus, yang diolah untuk berbagai jenis makanan Khas seperti Pempek, Kerupuk Kemplang, Bekasam dan Pindang.” Jelasnya.

Lebih jauh ia jelaskan, selama kunjungan ke Tubaba, rombongan dari Desa Meranjat disambut baik oleh Bupati dan Wakil Bupati, bahkan diajak berkeliling melihat keindahan kabupaten Tubaba, adapun jumlah rombongan yang dibawa dari Desa meranjat yaitu total keseluruhan 15 orang saja, dan selama 3 hari di Tubaba minap di Wisma Mayan Tiyuh (Desa) Tirta Makmur.

“Kami sangat berharap jalinan kebersamaan ini bisa berkesinambungan, kita bisa saling bertukar pikiran tentang Kuliner yang saat ini sedang kita olah, dan kedepan tentunya besar harapan olahan makanan ini bisa dikenal masyarakat luas.” Imbuhnya. (Rian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here