INFOWAW.COM–TUBABA. Kerjasama antara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA), dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun 2019 diputus karena belum Akreditasi.

Berdasarkan pantauan Infowaw.com, hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD Tubaba Pramono, saat dihubungi Infowaw.com Via Telepon pada (12/7/2019) Pukul 14.35 Wib.

Menurut Pramono, terkendalanya Akreditasi dikarenakan tidak terpenuhinya empat persyaratan untuk akreditasi RSUD setempat berdasarkan ketentuan pihak Kementerian.

“Ada beberapa struktur harus dilengkapi untuk persyaratan Akreditasi yang belum dimiliki oleh RSUD, diantaranya. Laundry, Gizi, CSSP, dan kamar Jenazah.” Kata Pramono.

Lanjutnya, sebenarnya pihak RSUD sudah mengajukan di tahun 2018 lalu untuk akreditasi, namun terkendala dengan biaya. Sebab saat itu anggaran Rumah Sakit sedang fokus untuk pembangunan di Gedung A RSUD yang belum selesai.

“Langkah selanjutnya kita sudah anggarkan untuk pembangunan ruang simpan jenazah, Laundry, Gizi dan CSSP, dan insyaallah akhir 2019 ini kebutuhan syarat akreditasi tercukupi. Kemudian di awal tahun 2020 nanti kita akan maju untuk ikut bimbingan akreditasi.” Jelasnya.

Lebih jauh ia jelaskan, meskipun saat ini memorandum of understanding (MoU) antara RSUD dan BPJS telah diputus, namun Rumah Sakit tetap melayani pasien BPJS.

“RSUD tetap melayani pasien BPJS yang ada di kabupaten Tulang Bawang Barat. Kalau seandainya dia dibutuhkan tindakan operasi yang membutuhkan banyak obat-obatan maka akan kita rujuk. Tetapi kalau yang masih bisa kita layani akan kita layani.” Imbuhnya. (Rian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here